.

blog-indonesia.comWelcome to Smart Alzind Cerdas Istimewa Bakat Istimewa (CI-BI)

Kamis, 20 Desember 2012

EVALUASI PENDIDIKAN PAUD, SD DAN SMP AL-IRSYAD SURAKARTA DALAM RAPAT EVALUASI SEMESTER KE 2 TAHUN AJARAN 2012-2013 29 Desember 2012.


EVALUASI PENDIDIKAN  PAUD, SD DAN SMP AL-IRSYAD SURAKARTA DALAM RAPAT EVALUASI SEMESTER KE 2
TAHUN AJARAN 2012-2013
29 Desember 2012.
Kepada  Yth,
  1. Ustad Haydar Ahmad Sungkar ketua LPP Al-Irsyad Surakarta
  2. Kabid Umum, Kabid Keuangan LPP Al Irsyad Surakarta
  3. Pimpinan BPK LPP Al-Irsyad Surakarta
  4. Pimpina PAUD, SD, SMP Al –Irsyad Surakarta
  5. Ustad, Ustadah Paud, SD, SMP Al-Irsyad Surakarta
  6. Ustad, Ustadah Tenaga Kependidikan LPP Al-Irsyad Surakarta

 Assalamu’alaikum Wr Wb

Syukur Alhamdulillah atas izin Allah SWT, segala karunia yang telah dilimpahkanNya, saya menyambut dengan penuh syukur Evaluasi Kinerja Satuan Pendidikan di lingkungan kerja Al-Irsyad. Perjalanan pendidikan dalam upaya menyiapkan generasi muda bangsa barulah merupakan perjalanan awal dari suatu lembaga pendidikan , untuk itu perlulah pendidikan yang berkelanjutan dari mulai KB, TK, SD, SMP Al-Irsyad, insya allah akan ada kelanjutan ke tingkat lebih lanjut SMA/SMK. Namun perjalanan awal dari suatu lembaga merupakan tekad yang kuat dan dilandasi oleh idealisme yang tinggi untuk mencai tujuan misi pendidikan antara lain yaitu :
“1.Mewujudkan sekolah yang dikelola dengan nilai-nilai islam yang berdasar Al-Quran dan sunah rosul serta belajar bagaimana belajar beragama dan berupaya menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi karakter seorang mumin dan Dai.
2. Mewujudkan sekolah islam yang dikelola secara efektif, efesien dan akuntabelitas sehingga selalu dapat ditingkatkan kualitasnya secara terus menerus dan dapat menjadi sekolah percontohan ”
Dalam merealisasikan Visi dan Misi LPP Al-Irsyad maka memerlukan program terukur serta standar operational prosedur yang dilaksanakan bersama- bersama , beberapa catatan evaluasi semesteran antara lain :
  1. PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN :
Pelaksanaan Program di satuan pendidikan telah dilaksanakan dengan baik , ada beberapa catatan Pelaksanaan dalam proses pembelajaran belum maksimal dalam pendekatan pembelajaran aktip yang menekankan bahwa proses pembelajaran berpusat pada peserta didik bukan bepusat pada Ustad, pada aspek penilaian masih banyak menekankan pada tes/ulangan , belum banyak guru menggabungkan tes dan portofolio peserta didik secara holistik.
Perlu dalam proses evaluasi peserta didik dalam menyelesaikan, membantu peserta didik yang tidak tuntas belajarnya maka segera ustad, ustadah melayaninya sejak awal setiap kompetensi dasar selesai.
Aspek kinerja penting tetapi motivasi mengajar adalah sebagai bekal ustad, ustadah dalam melayani peserta didik agar menjadi peserta didik yang mencapai prestasi akademik maupun non akademik.
Aspek koordinasi, komunikasi dalam pelaksanaan pelaksanaan program satuan pendidikan terus ditingkatkan baik dari pimpinan unit ke ustad, ustadah maupun dari pimpinan unit ke LPP sehingga tidak terjadi miskomunikasi.
Aspek materi pembelajaran akan ditingkatnya kualitasnya dengan membentuk gugus kendali mutu pelajaran al-irsyad (GKMPA) sehingga tempat sharing knowledge sesama ustad,ustadah yang sejenis dalam mengatasi masalah proses pembelajaran dikelas.
  1. PROGRAM STANDAR OPERATIONAL PROSEDUR
a)    Pimpinan unit Paud dan SMP telah membuat beberapa SOP (Standar Operational Prosedur ) sedang di SD belum ada. SOP diperlukan sebagai bahan acuan untuk melakukan aktivitas sehari hari.
b)   LPP Al-Irsyad telah menyempurnakan beberapa SOP antara lain Prosedur penilai guru, Prosedur ijin keluar kelas, Prosedur ekstra kurikuler, Prosedur teknis wisuda, Prosedur pengajuan dana sekolah, Prosedur mengeluarkan surat dari Kepala sekolah, Peosedur Keamanan sekolah, Prosedur tata kelola website, Prosedur pelaksanaan bahasa ingris sederhana dll
  1. KOMITMEN MENJADIKAN SEKOLAH UNGGULAN YANG ISLAMI
Sekolah Al-Irsyad sekolah yang melaksanakan kurikulum KTSP serta dijiwai dengan Agama Islam maka ustad-ustadah terus melakukan perubahan dalam kompetensi akademik , kompetensi paedagogik, kompetensi social serta kompetensi professional.
Dengan demikian seorang ustad, ustadah walaupun mengampu matapelajran umum sekaligus seorang yang mengajak peserta didik untuk senantiasa melaksanakan amal maruf nahi mungkar.
Dalam perubahan maka yang perlu dilakukan adalah ustad, ustadah mampu membuka gembok dalam menerima perubahan yaitu sebentar lagi menghadapi tahun pelajaran 2013-2014 akan ada perubahan kurikulum yaitu kurikulum 2006 ke kurikulum 2013. Kurikulum itu sendiri merupakan panduan, acuan kita mentranfer ilmu pengtahuan. Apapun jenis kurikulumnya bila pelaksana ustad, ustadah tidak berubah maka sama saja tidak ada perubahan. Kurikulum 2013 syarat akan pendekatan proses dengan menempatkan, memfokuskan pada peserta didik disamping itu pendidik dalam ranah afektif diutamakan contoh keteladanan dalam bersikap dan berprilaku , pelajaran akhlak tidak hanya disampaikan verbal melainkan lebih menitik beratkan pada contoh perilaku keteladanan. Ustad, ustadah juga dituntut menguasai, mengunakan computer (ICT) sehingga dalam proses pembelajaran akan lebih menarik. Ustad,ustadah mampu mengakses sumber-sumber belajar untuk kepentingan pelayanan peserta didik dalam menuntut ilmu. Pramuka merupakan ekstra kurikuler wajib bagi peserta didik karna sarat akan kecakapan hidup (life skill) maka ustad – ustadah juga sebagai pembina dalam mengantarkan peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab dan survive dalam masyarakat. Pembiasaan diri masuk ke dalam mata pelajaran , setiap pendidik mampu mendidik, membimbing peserta didik dalam disiplin mengikuti pelajaran, bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya pada akhirnya apa yang dilakukan peserta didik merupakan pengalaman yang bermakna untuk mempersiapkan dirinya ke masa yang akan datang dengan bergaul dengan sesamanya (Learning to life together) berlandaskan Al-Quran dan Sunah Rosul.
Demikian evaluasi semesteran semoga menjadi referensi dalam tugasnya sebagai murobbi, pendidik yang akan mengantarkan peserta didik menjadi akhlakul karimah serta menguasai teknologi dan pengetahuan. Selama seorang murobbi tidak berhasil menumbuhkan ketaatan yang penuh kesadaran dari seorang peserta didik, membiasakannya melakukan ibadah, dan merealisasikan ketaqwaannya maka sesungguhnya ia belum berbuat sesuatu kata Said Hawwa dalam Intisari Ihya Ulumuddin Al-Ghazali “ mensucikan jiwa”
Dalam kesempatan ini pula saya tak lupa kami sampaiakan ucapan terima kasih atas arahan dan dukungannya, khususnya kepada yang terhormat ustad haydar akhmad sungkar sebagai ketua LPP Al-Irsyad dan teman teman tim LPP Al-Irsyad
Semoga Allah SWT, selalu beserta kita dalam mengemban tugas mulia ini Amin.

Billahit taufik wal hidayah
Wassalamu’alaikum Wb.Wb

Surakarta , 29 Desember  2012

Kabid Pendidikan LPP Al-Irsyad Surakarta
Drs.Edy Maryanto,MM.

Kamis, 29 November 2012

KURIKULUM 2013: Mapel SD Berkurang


JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh mengatakan pengembangan kurikulum 2013 mengalami beberapa perubahan, terutama mata pelajaran(Mapel) yang diajarkan. Salah satunya di tingkat SD.
Menurut Nuh, saat ini, ada ada 10 mata pelajaran yang diajarkan, yaitu pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, seni budaya dan keterampilan, pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, serta muatan lokal dan pengembangan diri.
“Tapi mulai tahun ajaran 2013/2014 jumlah mata pelajaran akan diringkas menjadi tujuh, yaitu pendidikan agama, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, matematika, seni budaya dan prakarya, pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, serta Pramuka,” ujarnya menyampaikan materi uji publik pengembangan kurikulum 2013 di Jakarta, Kamis (29/11/2012).
Ditambahkannya, salah satu ciri kurikulum 2013, khususnya untuk SD, adalah bersifat tematik integratif. Dalam pendekatan ini mata pelajaran IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua pelajaran, yaitu dua mata pelajaran itu akan diintegrasikan kedalam semua mata pelajaran.
Dikatakan untuk IPA akan menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia dan matematika, sedangkan untuk IPS akan menjadi pembahasan materi pelajaran Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).
Mendikbud mengatakan, kurikulum 2013 itu diharapkan bisa diterapkan mulai tahun ajaran baru 2013, tapi sebelumnya diuji publik November 2012.
Sumber : http://www.solopos.com/       

Kamis, 15 November 2012

Pemerintah Siapkan Kurikulum Irit Biaya



JAKARTA-Selama ini banyak keluhan wali murid terkait besarnya biaya pendidikan untuk urusan membeli buku pelajaran saja. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjamin jika dalam Kurikulum 2013 yang akan diterapkan tahun depan, pengeluaran biaya buku lebih irit.
Sebagaimana diketahui pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berjalan saat ini, siswa diwajibkan memiliki banyak buku pelajaran. Mulai dari buku pengayaan hingga buku lembar kerja siswa (LKS). "Pada Kurikulum 2013 nanti tidak ada lagi LKS atau sejenisnya. Buku untuk guru dan siswa akan disuplai pemerintah seluruhnya," tutur Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim kemarin (15/11).
 Mantan rektor Universitas Andalas (Unand) itu mengatakan, pada Kurikulum 2013 nanti siswa tidak akan mengerjakan soal pilihan ganda maupun esai di LKS seperti saat ini. Sebaliknya aktivitas siswa nantinya lebih banyak dikerjakan di luar kelas. Termasuk evaluasi setiap materi pelajaran yang sedang diajarkan.
Misalnya ketika siswa memperlajari tema soal tanaman. Guru bisa langsung mengajak siswa ke lapangan sekolah untuk mengamati langsung semua jenis tanaman yang ada. "Siswa bisa langsung mencabut tanaman. Terus presentasi di depan siswa lainnya apa saja bagian dari tanaman itu, ada akar, batang, dan daun" urai dia.
Dengan adanya sistem pelajaran yang langsung diterapkan di luar kelas ini, Musliar menuturkan pembelajaran akan lebih menyenangkan. Dia meminta masyarakat tidak perlu antipati dulu kurikulum yang baru ini.
Selanjutnya Musliar mengatakan Kemendikbud sedang menggodok buku-buku baru yang menyesuaikan Kurikulum 2013. Dia mengatakan buku-buku baru ini nantinya akan diberikan geratis kepada guru maupun siswa. Diperkirakan kurikulum ini akan mulai didistribusikan Februari tahun depan.
Melalui pengadaan buku yang terpusat ini, Musliar mengatakan bisa berdampak banyak hal. Selain menghemat pengeluaran pendidikan orang tua siswa, juga bisa mengontrol konten buku itu.
Seperti diketahui, ketika setiap daerah diberi keleluasaan mencetak buku, banyak sekali pengaduan masyarakat tentang kesalahan konten. Seperti adanya muatan pornografis di dalam buku LKS di sejumlah daerah. "Kita garap betul konten buku-buku sesuai kurikulum yang baru," papar Musliar.
Sementara itu, wacana penerapan sistem full day untuk seluruh jenjang pendidikan ternyata batal dijalankan. Sebelumnya, Mendikbud Mohammad Nuh sempat melontarkan jika lebih baik siswa berada di sekolah sampai sore hari.
 "Tidak ada pembahasan untuk menerapkan sistem full day," ujar Musliar. Dia mengatakan memang ada penambahan jam belajar di Kurikulum 2013. Tetapi penambahannya tidak sampai membuat siswa pulang sekolah hingga menjelang petang. Penambahan hanya rata-rata dua hingga empat jam pelajaran saja untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. (wan)
Sumber :
http://www.indopos.co.id/index.php/arsip-berita-indopos/66-indopos/28010-pemerintah-siapkan-kurikulum-irit-biaya.html

Rabu, 17 Oktober 2012

Mengapa Shalat Kita Sulit Khusuk (1)?


Kamis, 11 Oktober 2012, 10:18 WIB
Subhanallah, kujawab kembali permintaan kalian tentang shalat Khusyuk yang pernah kutulis di rubrik ini beberapa tahun lalu.

shalat kita kadang tidak khusuk karena:

Kita belum mengenal kecuali sebatas Tuhan, belum mengenal Sifat, Af'al dan Asma-Nya, Dia yang menciptakan manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, semua yang kulihat, kudengar, yg bergerak, yang berada dilangit dan dibumi, semua dihidupkan-Nya "Al Muhyi" dan semua akan dimatikan-Nya "Al Mumiitu", semua tunduk dalam kehendak "Al Muriidu" dan kekuasaan-Nya "Al Qodiiru", Dialah yang mengatur semuanya "Ar Robbu", Dialah yang mengusai sekaligus memiliki semuanya "Al Maaliku" (QS3:26-27).

Dia Maha Menatap "Al Bashiiru" tahu persis hati, pikiran dan lintasan pikiran kita & DIA Maha Mendengar "As Samiiu" mendengar gesekan daun, langkah semut dan rintihan hati hamba-Nya, Lantas sadarkah kita bahwa Dia yang segala-galanya yang kita hadapi dalam sholat selama ini?

Bisakah hati dan pikiran kita lari saat sholat, sementara dia menatap hati pikiran kita?

Sahabatku, coba camkan uraian diatas sebelum sholat dimulai, tambah konsentrasi agar kita tetap fokus.
Redaktur: Slamet Riyanto

SUMBER:
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/pojok-arifin-ilham/12/10/11/mbpl6a-mengapa-shalat-kita-sulit-khusuk-1

Minggu, 14 Oktober 2012

TUGAS POKOK KEPALA SEKOLAH


1.    EDUKATOR
A.    MAMPU MEMBIMBING GURU
B.    MAMPU MEMBIMBING KARYAWAN
C.   MAMPU MEMBIMBING SISWA
D.   MAMPU MENGEMBANGKAN STAFF
E.    MAMPU BELAJAR MENGIKUTI PERKEMBANGAN IPTEK
F.    MAMPU MEMBERIKAN CONTOH MENGAJAR YANG BAIK

2.    MANAJER
A.    KEMAMPUAN MENYUSUN PROGRAM SEKOLAH
B.    KEMAMPUAN MENYUSUN ORGANISASI KEPEGAWAIAN  DISEKOLAH
C.   KEMAMPUAN MENGGERAKAN STAFF (GURU + KARYAWAN)
D.   KEMAMPUAN MENGOPTIMALKAN SUMBER DAYA SEKOLAH

3.    ADMINISTRATOR
A. KEMAMPUAN MENGELOLA ADMINISTRASI MADRASAH (KMB / BK)
B.KEMAMPUAN MENGELOLA ADMINISTRASI KESISWAAN
C.KEMAMPUAN MENGELOLA ADMINISTRASI KETENAGAAN
D.KEMAMPUAN MENGELOLA ADMINISTRASI KEUANGAN
E.KEMAMPUAN MENGELOLA ADMINISTRASI SARANA / PRASARANA
F.KEMAMPUAN MENGELOLA ADMINISTRASI PERSURATAN

4.    SUPERVISOR
A.    KEMAMPUAN MENYUSUN PROGRAM SUPERVISI PENDIDIKAN
B.    KEMAMPUAN MELAKSANAKAN SUPERVISI PENDIDIKAN
C.   KEMAMPUAN MEMANFAATKAN HASIL SUPERVISI

5.    LEADER (PEMIMPIN)
A.    MEMILIKI KEPRIBADIAN YANG KUAT
B.    MEMAHAMI KONDISI GURU, KARYAWAN, SISWA
C.   MEMILIKI VISI DAN MEMAHAMI MISI SEKOLAH
D.   MAMPU MENGAMBIL KEPUTUSAN
E.    KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI

6.    INOVATOR
A.    KEMAMPUAN MENCARI / MENEMUKAN GAGASAN BARU UNTUK PEMBAHARUAN MADRASAH (PENDIDIKAN)
B.    KEMAMPUAN MELAKUKAN PEMBAHARUAN DI SEKOLAH

7.    MOTIVATOR
A. KEMAMPUAN MENGATUR LINGKUNGAN KERJA (FISIK)
B.KEMAMPUAN MENGATUR LINGKUNGAN KERJA NON FISIK
C.KEMAMPUAN MENETAPKAN PRINSIP PENGHARGAAN / HUKUMAN