.

blog-indonesia.comWelcome to Smart Alzind Cerdas Istimewa Bakat Istimewa (CI-BI)

Sunday, November 6, 2011

BELAJAR AKTIF: APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA?

Pendahuluan

“Pelaksanaan kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik”

(Permen Diknas Nomor 41, tahun 2007: Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah)

Sejalan dengan hal itu, Presiden Susilo Bambang Yudoyono dalam Temu Nasional di Jakarta, 29 Oktober 2009, mengatakan:

“Saya minta Menteri Pendidikan Nasional untuk mengubah metodologi belajar-mengajar yang ada selama ini. Sejak taman kanak-kanak hingga sekolah menengah jangan hanya gurunya yang aktif , tetapi harus mampu membuat siswanya juga aktif”

Akal sehat pasti tidak akan menyangkal pesan dari kedua pernyataan di atas mengingat pada dasarnya anak memiliki sifat rasa ingin tahu dan kemampuan berimajinasi. Kedua hal tersebut merupakan ‘bahan dasar’ bagi tumbuh kembangnya kreativitas yang dibutuhkan manusia dalam hidupnya agar bertahan; dan kedua hal tersebut hanya mungkin tumbuh subur dan berkembang dalam suasana pembelajaran seperti yang dipesankan oleh kedua pernyataan di atas.

Keinginan kita untuk melahirkan generasi yang kritis, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab hampir mustahil diwujudkan selama pembelajaran di sekolah lebih bersifat proses ‘pemberitahuan’ guru kepada siswa. Guru menceramahkan ilmunya, dan siswa mencatat, menghafal, dan mengatakannya kembali pada saat ulangan/uijian.

Sebaliknya, pembelajaran aktif lebih menciptakan suasana belajar yang mengembangkan berbagai potensi siswa antara lain rasa ingin tahu dan berimajinasi untuk selanjutnya berbuah kreativitas.




Tujuan

Setelah mengikuti sesi ini, peserta mampu:

  1. memahami pengertian belajar aktif;
  2. mengidentifikasi ciri-ciri atau komponen belajar aktif;
  3. mengidentifikasi kegiatan belajar yang mengaktifkan siswa;

Pertanyaan Kunci

* Apa saja ciri atau komponen belajar aktif?

* Apa saja contoh kegiatan belajar aktif sesuai komponen tersebut?

Petunjuk Umum

Kegiatan dilaksanakan secara pleno, namun peserta duduk berdasarkan kelompok mata pelajaran (untuk SLTP/SLTA).

Sumber dan Bahan

* Handout Peserta 1.1: Dasar Hukum Belajar Aktif

* Handout Peserta 1.2: Komponen Belajar Aktif

* Video pembelajaran

Waktu

Waktu yang digunakan untuk unit ini adalah 75 menit.

ICT

* Proyektor LCD

* Laptop atau personal computer untuk presentasi

* Layar proyektor LCD

* Fasilitator harus tetap siap dengan persiapan alternatif apabila peralatan yang diharapkan tidak tersedia.

Ringkasan Sesi


Perincian Langkah-langkah Kegiatan

Oval: IIntroduction (5 menit)

(1) Fasilitator menjelaskan bahwa sesi Pendekatan Belajar Aktif ini disajikan dengan menggunakan kerangka ICARE;

(2) Fasilitator menayangkan pernyataan Presiden SBY dan menanyakan “Pernyataan siapakah ini?” (Pernyataan ini bisa menjadi salah satu alasan perlunya penerapan Belajar Aktif dalam pembelajaran);

(3) Fasilitator menjelaskan latar belakang dan tujuan sesi dengan menggunakan informasi dari bagian pendahuluan dan tujuan.

Oval: CConnection (30 menit)

Ungkap Pengalaman – 5’

(1) Fasilitator meminta peserta untuk mengungkapkan pengalamannya tentang Belajar Aktif, dengan bertanya:

· Apa sajakah ciri-ciri Pembelajaran Aktif?

(2) Fasilitator menuliskan jawaban peserta pada papan tulis/kertas lebar (apa pun jawabannya).

Jawaban peserta tidak perlu dikomentari, biarkan terpampang pada papan tulis/kertas lebar.

Selanjutnya siapkan mereka untuk menyimak tanyangan video pembelajaran.

Menyimak Tayangan Video Pembelajaran – 15’

(1) Jelaskan kepada peserta bahwa sebentar lagi peserta akan menyimak tayangan video pembelajaran selama lebih kurang 15 menit; dan peserta akan diminta untuk menuliskan secara perorangan,

· Apa sajakah yang dilakukan guru maupun siswa yang dianggap sebagai tanda Belajar/Pembelajaran Aktif?

(2) Peserta menyimak tayangan video pembelajaran selama 15 menit.

(3) Mintalah peserta secara perorangan untuk menuliskan,

· Apa sajakah kegiatan siswa maupun guru yang dianggap sebagai tanda Belajar/Pembelajaran Aktif?

(4) Urun gagasan tentang apa saja:

· kegiatan GURU, dan

· kegiatan SISWA

yang dianggap sebagai ciri belajar/pembelajaran aktif

(5) Fasilitator menayangkan power point komponen/unsur-unsur belajar aktif.

(6) Fasilitator membagikan handout peserta1.1 dan 1.2


Oval: AApplication (35 menit)

Kegiatan 1: Mengidentifikasi Kegiatan Belajar Aktif ( 20 menit)

(1) Peserta mengidentifikasi berbagai kegiatan belajar yang merupakan kegiatan belajar aktif berpandu pada Komponen Belajar Aktif (lihat diagram pada power point):

· Berbuat : Kegiatan belajar apa saja yang termasuk berbuat?

· Mengamati : Kegiatan belajar apa saja yang termasuk mengamati?

· Berinteraksi : Kegiatan apa saja yang perlu diciptakan guru agar siswa

berinteraksi satu sama lain?

· Merefleksi : Kegiatan apa saja yang perlu diciptakan guru agar siswa

melakukan refleksi?

Kegiatan 2: Bertukar Hasil Kerja (15 menit)

(3) Peserta saling bertukar hasil kerja dan saling memberikan komentar tertulis terutama menyoroti apakah kegiatan-kegiatan yang ditulis betul-betul mendorong siswa untuk berbuat, mengamati, berinteraksi, dan melakukan refleksi.

Oval: RReflection (5 menit)

Fasilitator menanyakan kepada peserta:

1. Apakah tujuan sesi ini sudah tercapai?

2. Hal apa saja yang masih membingungkan?

Oval: E Extension

Peserta diminta untuk berlatih merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengandung unsur Belajar Aktif (Melakukan, Mengamati, Interaksi, dan Refleksi)




No comments: