.

blog-indonesia.comWelcome to Smart Alzind Cerdas Istimewa Bakat Istimewa (CI-BI)

Monday, August 15, 2011

MANAJEMEN SEKOLAH* Oleh : Edy Maryanto**

Apa itu manajemen sekolah?

Sekolah sebagai institusi pendidikan merupakan tempat berkembangnya potensi siswa. Menurut Ulya Latifah kepala SMA Lab School sekolah bukan hanya berkewajiban mengembangkan dan meningkatkan kemampuan siswa dalam hal yang sifatnya akademis tetapi juga berkewajiban mengembangkan hal-hal yang sifatnya non akademis.

Untuk dapat mengakomodasikan kedua hal tersebut maka diperlukan seorang leader (kepala). Dalam manajemen modern seorang leader (kepala) yaitu juga harus berperan sebagai manager (pengelola). Dalam pelaksanaannya kepala sekolah sangat berperan dalam menggali dan mengembangkan berbagai sumber daya baik yang ada di dalam sekolah (internal) maupun di luar sekolah (eksternal). Apabila seorang leader tidak tidak mampu mengakomodasikan kedua hal tersebut, menurut W.Edword Dening dalam teorinya tentang total quality management (TQM) mengatakan bahwa “Kegagalan mutu dalam suatu organisasi desebabkan karena kegagalan manajemen.”

Untuk membahas manajemen sekolah dapat dikemukakan beberapa definisi manajemen yang diantaranya dikemukakan oleh Batten (1989) sebagai berikut : “Management is an ever-changing, ever dynamic system of interacting minds affecting People – money - time - space-manthing controlling by: who, what, how, why, when, where”

Definisi lain mengenai manajemen dikemukakan oleh Deganars yang dikutip oleh Handayadiningrat (1982) sebagai berikut :

“Manajemen di definisikan sebagai suatu proses yang berhubungan dengan kegiatan kelompok dan berdasarkan atas tujuan yang jelas, yang harus dicapai dengan menggunakan sumber-sumber tenaga manusia.”

Menurut Gearge R. Terry (1977) membagi 4 fungsi mamajemen yaitu :

Planing (perencanaan), Organising (pengorganisasian), Actuating (pengarahan), Controlling (pengawasan).

Sekolah membuat perencanaan sendiri untuk meningkatkan mutu dengan melibatkan masyarakat/yayasan dalam proses tersebut, kepala sekolah dan guru dapat bekerja lebih proporsional dalam memberikan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak.

______________________________________

*) Disajikan dalam Peslat Syifa Budi Bagi guru- Guru.

**) Manajer Pembelajaran Dan pelatihan.

Mengapa manajemen sekolah?

Menurut Eman Suparman, tujuan manajemen sekolah adalah “Untuk memandirikan atau memperdayakan sekolah melalui pemberian kewenangan, keluwesan dan sumber daya untuk meningkatkan mutu sekolah.” Untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan maka kegiatan belajar mengajar melalui peningkatan mutu pembelajaran yang aktif, kreaktif dan menyenangkan.

Dalam buku spiritualisasi pendidikan (M . Saelan ,2002), agar tujuan penyelenggaraan sekolah dapat tercapai secara efektif maka perlu dikembangkan strategi pelaksanaaanya diantaranya :

  1. Sekolah membangun partisipasi kooperatif dengan masyarakat.
  2. Tidak berorientasi pada keuntungan material, tetapi kepada pemerataaan, perluasan dan percepatan peningkatan kualitas pendidikan nasional.
  3. Peran Pimpinan bergeser dari pengendalian menjadi pengarahan dan dari memberi menjadi memperdayakan.
  4. Mengembangkan keterbukaan (transparansi) dan ketanggungjawaban (akuntabilitas).
  5. Berorientasi kepada peningkatan mutu pendidikan, kemandirian, mempertahankan kehasan, kepekaan terhadap sosial.

MODEL PENINGKATAN MUTU SEKOLAH.

H. Maulwi Saelan, dalam tulisannya sekolah berwawasan ke masa depan, program Muntaz School Al Azhar Syifa Budi sebagai berikut :

IMPUT PROSES OUT PUT

Penutup.

Manajemen sekolah menciptakan rasa tanggung jawab melalui administrasi sekolah yang lebih terbuka.

Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua bekerja sama dengan baik untuk membuat program dan pengembangan sekolah. Keberhasilan suatu program kegiatan ditentukan oleh :

· Persiapan yang matang.

· Pengorganisasian yang benar.

· Pelaksanaan yang sesuai dengan program.

· Pengawasan yang terus menerus.

· Evaluasi yang tepat.

DAFTAR PUSTAKA.

1. Terry. R. George, 1981 Azas-azas Manajemen (Terjemahan) Bandung, Alumni.

2. Kadarman, A.M. 1996 Pengantar Ilmu Manajemen Jakarta, Gramedia.

3. Dodi Permadi, 2.000 Kepemimpinan Mandiri (Proforsional) Kepala sekolah Bandung, Sarana Panca Karya.

4. Direktorat jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, 2003 Konsep Dasar Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah, Jakarta.

5. H. Maulwi Saelan, 2003 Sekolah Berwawasan Ke Masa Depan Program Muntaz School Al Azhar Syifa Budi.

6. Ulya Latifah, 2004 Bentuk Layanan Keberbakatan di SMA Lab School Jakarta.

7. H. Maulwi Saelan, 2002 Spiritualisasi Pendidikan, yayasan syifa Budi .jakarta

No comments: