.

blog-indonesia.comWelcome to Smart Alzind Cerdas Istimewa Bakat Istimewa (CI-BI)
English French German Spain Italian Dutch Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Select Language Powered by Google

Thursday, August 11, 2011

PRAMUKA SEBAGAI INDUK PEMBELAJARAN-LIFE SKILL DI SATUAN PENDIDIKAN AIS


Gerakan pramuka sebagai organisasi pendidikan disekolah, pelatihan sikap mental dan ketrampilan serta kecakapan khusus dalam bentuk life skill . Dengan demikian kegiatan pramuka merupakan kegiatan yang tidak terpisahakan dari kegiatan intra kurikuler akan dapat saling melengkapi.
Ar-rahman Islamic School bukit cinere sebagai sebuah lembaga pendidikan nasional plus, menyadari akan pentingnya pengembangan pramuka sebagai sarana pengembangan life skill . Oleh karena itu Strategi dan kebijakan yang diterapkan oleh Ar-rahman Islamic School adalah bahwa gerakan pramuka harus menjadi induk kegiatan ekstra kurikuler di sekolah dan perlu ditingkatkan kualitas, baik organisasi, kegiatan dan pembinaan, sarana dan prasarana maupun kualitas pengelolanya.

Pendidikan kepramukaan yang tujuannya menghasilkan manusia, warga negara dan anggota masyarakat yang memenuhi kebutuhan bangsa dan masyarakat Indonesia, pada hakekatnya diselenggarakan di Gugus depan, disingkat Gudep yang untuk pelaksanaannya memerlukan petunjuk penyelenggaraan yang meliputi :
1) Pengertian, tujuan dan sasaran
2) Organisasi
3) Sistim pendidikan dan latihan
4) Pola pembinaan
5) Materi/ kegiatan
6) Administrasi
7) Penutup.

Pengertian. maksud dan tujuan

Pengertian
Gudep AIS adalah satu kesatuan organik dalam gerakan pramuka yang merupakan wadah untuk menghimpun anggota gerakan pramuka sebagai peserta didik dan Pembina pramuka serta berfungsi sebagai pangkalan keanggotaan peserta didik.
Anggota putera dan anggota puteri dihimpun dalam Gudep yang terpisah, masing-masing merupakan Gudep yang berdiri sendiri.
Gudep lengkap lengkap terdiri atas satu perindukan Siaga, satu pasukan Penggalang, satu ambalan Penegak, dan satu racana Pandega, dengan pengertian sebagai berikut:

Istilah perindukan digunakan untuk menyebut Satuan Pramuka Siaga yang dibagi dalam satuan-satuan kecil yang disebut barung.
Satuan Pramuka Penggalang disebut pasukan yang dibagi dalam satuan-satuan kecil yang disebut regu.
Satuan Pramuka Penegak disebut ambalan yang dibagi dalam satuan-satuan kecil yang disebut sangga.
Satuan Pramuka Pandega disebut racana yang tidak dibagi dalam satuan-satuan kecil.
Sangga Kerja adalah satuan Pramuka Penegak setingkat regu yang dibentuk atas dasar suatu tugas atau pekerjaan.
Pemimpin adalah sebutan bagi peserta didik yang memimpin satuan tingkat regu kebawah.
Pembina adalah sebutan bagi anggota dewasa yang memimpin dan membina Pramuka di tingkat pasukan keatas.

Maksud petunjuk penyelenggaraan ini adalah untuk digunakan sebagai dasar dan pedoman dalam mengatur organisasi, tugas, administrasi dan tata kerja Gudep.

Tujuannya adalah menghimpun peserta didik yang terdiri dari Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam satu kesatuan organic yang disebut Gugusdepan, agar mudah dibina dan dikelola.



No comments: